Simak cara kerja dan kelebihan drone sprayer pertanian

Cara kerja dan kelebihan drone sprayer pertanian

Siapa sih yang tidak tahu drone sprayer. Namanya mencuat belakang ini karena dinilai ampuh meningkatkan efisiensi proses bertani di Indonesia. Drone sprayer adalah pesawat tanpa awak yang dapat dikendalikan dengan alat pengendali jarak jauh (remote control). Drone lebih populer digunakan untuk hobi fotografi dan videografi. Karena drone mudah dioperasikan dan dapat menjangkau titik tertentu, drone sprayer di Indonesia mulai banyak digunakan dan dimanfaatkan untuk penyemprotan dan pemeliharaan tanaman. Simak artikel berikut untuk mengetahui kegunaan, kelebihan dan kekurangan drone sprayer untuk pertanian, dan cara kerja drone sprayer. 

Drone sprayer: Solusi pertanian modern di Indonesia

Indonesia adalah salah satu negara agraris yang mampu menghasilkan komoditas perkebunan beragam mulai dari kopi, kelapa sawit, karet, sampai tebu. Walau Indonesia berada wilayah tropis dengan cuaca yang tidak ekstrem seperti di wilayah Eropa atau Amerika, perubahan iklim ekstrem adalah tantangan terbesar saat ini. Disisi lain, kemajuan teknologi membawa angin segar bagi pertanian, salah satunya adalah drone sprayer. Lalu apa saja yang bisa drone sprayer lakukan? 


  1. Drone sprayer umunya digunakan untuk menyiram tanaman secara merata, terutama di lahan yang luas atau yang sulit dijangkau dengan alat penyiram manual. Contohnya perkebunan kopi, karet, teh, dan sawah. Selain itu, drone sprayer dapat diisi cairan pestisida yang fungsinya sama untuk menyiram tanaman. 


Menurut penelitian yang dilakukan oleh Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan) di Kecamatan Jakenan, Provinsi Jawa Tengah, drone mampu 6 kali lebih cepat dibandingkan dengan penyemprotan manual. Dari hasil lapangan, penyemprotan menggunakan bisa memakan waktu 29 menit per 1 hektar. Jika dilakukan manual oleh tenaga manusia, penyemprotan membutuhkan waktu hingga hingga 175 menit atau 2,9 jam. 


  1. Drone untuk pertanian juga dapat dibekali kamera dan sensor yang dapat membaca titik hama. Kamera yang digunakan biasanya kamera multispektral yang dapat membantu operator drone atau pilot drone mengenali tanda-tanda awal hama atau penyakit pada tanaman. Dengan bantuan kamera ini, drone bisa menentukan lokasi hama atau penyakit pada tanaman. Namun pengawasan dan pengendalian yang lebih intensif juga diperlukan yang tepat agar proses penyemprotan pestisida dapat dilakukan lebih efektif. 



Baca juga: Bagaimana teknologi mempersingkat penanaman hutan tanaman industri

Kelebihan dan kekurangan drone sprayer pertanian

Kelebihan drone sprayer untuk pertanian:

  1. Drone bisa menyemprot area tanaman lebih luas dan cepat, sehingga bisa menghemat waktu. 

  2. Karena beroperasi di udara, drone bisa mencapai lokasi yang sulit dijangkau alat semprot manual dan menyemprot ke tanaman yang tumbuh di bawah pohon. 

  3. Seperti yang disebutkan oleh Balingtan Jawa Tengah, drone sprayer sangat menghemat anggaran biaya pertanian. 

  4. Drone pertanian sangat menjaga kesehatan manusia karena tidak mengeluarkan tenaga fisik petani yang mengakibatkan paparan bahan kimia secara langsung. 


Namun, ada juga beberapa kekurangan drone sprayer, diantaranya:

  1. Drone dapat dikatakan cukup mahal, terutama jika dibandingkan dengan alat penyemprot tradisional.

  2. Untuk menerbangkan drone diperlukan keahlian dan sertifikat. Sehingga tidak semua petani dapat menerbangkan drone. Biasanya untuk perusahaan perkebunan besar, mereka sudah menyewa drone pilot dari perusahaan teknologi pertanian.

  3. Drone tidak dapat terbang bebas di mana saja. Perlu pengetahuan dan informasi mendalam seputar peraturan dan jarak aman untuk menerbangkan drone.



Contoh drone sprayer pertanian Avirtech


Cara kerja drone sprayer

Pengisian air atau pestisida ke tangki drone

Teknisi atau operator drone akan menuangkan air atau bahan kimia ke dalam tangki drone sesuai dengan takaran yang sudah ditentukan. Setiap drone sprayer memiliki kapasitas tangki yang berbeda beda. 


Perencaan jalur terbang

Operator kemudian akan menggunakan remote control atau program komputer untuk merencanakan jalur terbang drone dan menetapkan tingkat aplikasi yang diinginkan untuk penyemprotkan air atau pestisida. Saat drone terbang di atas tanaman, drone sprayer akan mengeluarkan cairan yang dibawanya dalam wujud butiran halus seperti hujan dan memastikan bahwa tanaman terlapisi dengan merata.


Pengisian tangki lagi

Setelah tangki kosong, drone operator akan menarik kembali drone ke titik awal dia terbang. Lalu, tangki akan diisi ulang sesuai dengan kebutuhan. Jika dirasa sudah tidak perlu lagi dilakukan penyiraman, berarti sudah selesai. 


Simpulan 

Drone sprayer dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi proses pertanian di Indonesia dengan beragam kelebihan seperti mengurangi efek samping bahan kimia untuk petani. Namun pengendalian pertanian dengan drone sprayer juga harus lebih intensif agar lebih optimal. Jika ingin merasakan langsung efektifitas drone spayer pertanian, Anda bisa menjadwalkan demo dengan tim Avirtech dengan menghubungi info@avirtech.co

Posted by : Nurhayati Published At : 11/01/2023 02:28:55

Comments

Leave a Comment